Tidak semua individu memiliki kompetensi untuk melakukan maupun menilai evaluasi secara objektif.
Penilaian yang dilakukan oleh pihak yang tidak memiliki keahlian di bidangnya berpotensi bersifat subjektif, disampaikan secara verbal tanpa didukung data dan indikator yang terukur.
Kondisi tersebut dapat menyebabkan penyimpangan dari tujuan evaluasi yang sebenarnya, sehingga hasil penilaian menjadi tidak akurat dan tidak adil. Dampaknya, evaluasi justru berpotensi menimbulkan efek negatif bagi individu yang dinilai, baik terhadap kinerja, motivasi, maupun perkembangan profesionalnya.Keselamatan dan kesehatan kerja (K3/HSE) menjadi bobot penilaian tertinggi, karena kinerja yang baik harus dicapai tanpa mengabaikan aspek keselamatan.
Penilaian Evaluasi mencakup:
Kinerja dan pencapaian target kerja
Tingkat kehadiran
Disiplin dan kepatuhan terhadap aturan perusahaan
Kepatuhan K3/HSE dan perilaku kerja aman
Sikap, etika, dan kerja sama tim
Kompetensi serta pengembangan diri
Bekerja aman, patuh, dan berkinerja baik adalah satu kesatuan prestasi.